Cara Menghubungkan 2 Buah Jaringan Dengan Router Cisco Paket Tracer

11:45:00 PM
Kali ini saya akan menghubungkan 2 buah jaringan yang mempunyai subnet yang berbeda. Berikut langkah – langkah agar dapat membuat 2 buah jaringan bisa terhubung dengan menggunakan sebuah router :

1. Buatlah 2 desain jaringan komputer seperti di bawah ini :

Jaringan A                  Jaringan B
Gambar 1 : 2 Desain jaringan yang akan di hubungkan

2. Setelah mendesain 2 buah jaringan seperti diatas kita akan mengatur IP Address kedua jaringan tersebut.
- Untuk settingan IP Address PC 1 pada Jaringan A adalah 192.168.1.10
- Untuk settingan IP Address PC 2 pada Jaringan B adalah 192.168.2.10

3. Setelah selesai menyeting IP Address di kedua jaringan, sekarang kita mencoba menghubungkan Jaringan A dan Jaringan B secara langsung dengan menggunakan kabel
Cross-Over secara langsung pada kedua Switchnya dan lakukan pengepingan.

Gambar 2 : Gambar kedua switch yang dihubungkan secara langsung tanpa router
Berikut hasil yang di dapat dari pengepingan dari proses diatas adalah RTO

Gambar 3 : Hasil pengepingan dengan hubungan langsung tanpa router

Setelah kita melakukan pengepingan maka yang kita dapatkan adalah RTO (Request Time Out), hal tersebut terjadi karena tiap komputer memiliki subnet yang berbeda.

4. Untuk menghubungkan kedua jaringan tersebut maka yang kita perlukan adalah sebuah router yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang berbeda subnet tersebut.
Gambar 4 : Kedua jaringan yang di hubungkan dengan sebuah router

Setelah menambahkan sebuah router kedalam desain kita, kita masih belum bisa menghubungkannya secara langsung perlu beberapa konfigurasi pada routernya.

5. Untuk melakukan konfigurasi pada router klik 2x pada router dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

Gambar 5 : konfigurasi router melalui tab CLI

6. Setelah berada di tab CLI kita akan mendapatkan pertanyaan “Continue with configuration dialog ? [yes/no]: ” jika kita menpatkan pertanyaan seperti berikut ketikkan saja no kemudian tekan Enter. Setelah itu ikuti perintah – perintah berikut :

  • Tekan Enter untuk memulai konfigurasi.
  • Ketikkan Enable lalu tekan enter.
  • Ketikkan Configure terminal kemudian tekan enter.
  • Lalu ketikkan interface fa 0/0 lalu tekan enter disini kita mengetikkan interface fa 0/0 karena kita akan mengkonfigurasikan FastEthernet 0/0
  • Lalu setelah itu kita akan menyeting IP Address dan Subnet mask untuk fa 0/0 dengan mengetikkan perintah Ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
  • Lalu ketikkan no shutdown
  • Setelah itu ketik exit untuk keluar dari konfigurasi interface fa 0/0
  • Ketikkan lagi exit untuk keluar dari konfigurasi terminal
  • Lalu ketik write untuk menyimpan semua konfigurasi yang telah dilakukan
  • Lalu ketik exit untuk keluar dari konfigurasi secara keseluruhan
  • Untuk konfigurasi interface fa 0/1 memiliki langkah yang sama dengan yang diatas tetapi IP Addressnya dirubah menjadi 192.168.2.1 dan subnet maksnya 255.255.255.0.
  • Tahap selanjutnya adalah mengatur Default Gateway pada masing-masing PC
  • Dengan cara klik 2x pada PC1 da PC2 dan akan muncul kotak tampilan seperti dibawah ini kemudian pilih tab Desktop, lalu pilih Ip Configuration dan ini form untuk default gateway


Gambar 6 : Settingan Default Gateway pada masing-masing PC

- Untuk PC1 settingan Default Gatewaynya adalah 192.168.1.1
- Untuk P21 settingan Default Gatewaynya adalah 192.168.2.1

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

14 comment

Write comment
Wednesday, May 08, 2013 delete

Terimakasih infonya sob ,
tapi kalau menghubungkan 3 router
hmm . . bagaimana sob ?

Reply
avatar
Monday, June 24, 2013 delete

thanks sob ngingetin, gw lupa cara hubungin 2 jaringan dengan router ternyata gw lupa sama gatewaynya.....

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
Wednesday, January 22, 2014 delete

Makasih banyak , atas infonya . . . .

Reply
avatar
Sunday, February 09, 2014 delete

bisa gak gan ,, 4 buah jaringan , 1 router
terima kasih

Reply
avatar
Budi Setiawan
AUTHOR
Wednesday, May 28, 2014 delete

maaf mas mau nanya saya masukin ip address utk 0/0 172.168.0.1 255.255.0.0.
tapi pas saya masukkan di 0/1 172.168.10.1 255.255.0.1 255.255.0.0
mlah 172.168.0.0 overlaps with FastEthernet0/0. mohon solusinya

Reply
avatar
Shohibul Amin
AUTHOR
Saturday, June 07, 2014 delete

sebelumnya maaf mas baru bisa bales karenas sibuk ....
ip tersebut bukannya masih 1 kelas network
Address: 192.168.0.1
Netmask: 255.255.0.0 = 16
=>
Network: 192.168.0.0/16
Broadcast: 192.168.255.255
HostMin: 192.168.0.1
HostMax: 192.168.255.254
Hosts/Net: 65534

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
Friday, September 26, 2014 delete

bisa ga membuat jaringan dengan 3 ip berbeda?

Reply
avatar
bayu praditya
AUTHOR
Wednesday, February 04, 2015 delete

misi gan ane numpang nanya , agan tau ga cara nyambungin 2 buah server tampa kabel

Reply
avatar
gatewan
AUTHOR
Thursday, April 09, 2015 delete

ikut berbagi hasil pekerjaan praktikum, tentang instalasi 2 jaringan komputer yang berbeda menggunakan Packet Tracer Serta menguji Interkoneksi keduanya

selengkapnya -> Simulasi 2 Jaringan Berbeda Menggunakan Packet Tracer

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
Tuesday, April 28, 2015 delete

klo bikin 6 jaringan dengan 1 IP gimana mas? mohon dibantuu makasi :)

Reply
avatar
gatewan
AUTHOR
Tuesday, April 28, 2015 delete

Hallo gan, sedikit berbagi tentang interkoneksi 2 jaringan berbeda, lengkap dengan videonya.

Substansi :
- Pengertian Jaringan Komputer
- Macam-macam Akses Jaringan Komputer seperti : Host Terminal, Client Server, Peer to Peer.
- Konsep IP Addressing
- Tabel Pembagian Kelas IP Address
- Pengelompokan IP privat
- Tabel Network Mask Kelas IP
- Mengenal Paket Tracer
- Analisis Hasil Percobaan
- Ulasan dan Kesimpulan

Selengkapnya >>
Cara menghubungkan 2 Jaringan berbeda Menggunakan Simulator Packet Tracer

Reply
avatar